sudah cukup lama, kekasih, kau tidak mengkhianatiku.
sudah cukup lama aku tak merasakan sakit karena dering telpon yang kau angkat tengah malam di sela2 percintaan kita.
dulu sekali, saat kau masih ingin bermain-main denganku, di setiap waktu selalu ada dering yang kau senyumi. bersamaan dengan itu kau hina aku dengan pengkhianatan yang sangat jujur.
sudah sangat dulu sekali, kekasih, ketika dering menjadi sebuah pengkhianatan tersendiri.
sekarang tiba waktuku untuk melakukan itu. menerima dering darimu dan tersenyum. hanya saja aku tidak sejujur kau saat melakukan khianat.
kekasih, kekasih…. kau benar2 bajingan yang kucintai. benarkah? aku sendiri tak pernah paham.
malam yang panas juga dingin.
sesalilah wahai perempuan karena mencintaiku yang sudah mulai hilang ingatan ini.
Pingback: jika dering adalah sebuah pengkhianatan | Blog Isteri Puas